Selasa, 02 Agustus 2011

Kebiasaan-kebiasaan Orang yang sedang berpuasa

Puasa selama satu bulan penuh memang membutuhkan banyak energi dan terutama niat yang kuat agar tidak putus di tengah jalan. Sehingga banyak orang yang melakukan kebiasaan-kebiasaan yang ayalnya tidak dilakukan pada hari-hari biasa, agar tidak menghilangkan pahala puasa yang sedang dijalankannya. Berikut ini beberapa kebiasaan orang-orang yang sedang berpuasa :

 1. Wajib tidur
Akibat dari kurangnya asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, kadang memang membuat kita merasa lemas. Maka kebanyakan orang akan mudah merasa ngantuk di setiap waktu. Walaupun dalam Islam sendiri dikatakan bahwa tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, bukan berarti setiap waktu saat berpuasa hanya digunakan untuk tidur saja. Alih-alih mendapat pahala, malah mengurangi pahala ibadah puasa kita. Oleh sebab itu, aturlah pola istirahat kita sebaik-baiknya agar dapat beraktivitas dengan baik walaupun dalam keadaan berpuasa.

2. Menyadari kesalahan saat sedang membicarakan orang lain
Pada hari-hari selain bulan Ramadhan, biasanya dengan bebas kita membicarakan orang lain tanpa mengenal waktu dan tempat. Namun, tiba-tiba saat menginjak bulan Ramadhan, orang akan cepat menyadari kesalahannya saat sedang membicarakan orang lain. Saat membicarakan kelakuan atau sifat dari seseorang, dengan tiba-tiba pembicaraan itu diputus dengan alasan sedang berpuasa. Sebenarnya membicarakan orang lain atau biasa disebut Ghibah merupakan suatu hal yang memang dilarang, tidak hanya saat bulan Ramadhan saja, tapi juga di hari-hari lainnya selain bulan Ramadhan. Maka jagalah selalu ucapan kita, agar tidak merusak pahala.

3. Tertarik dengan banyak makanan sebelum berbuka
Entah jadi tradisi ataupun bukan, pada setiap bulan Ramadhan berbagai santapan menu berbuka menjadi lebih bervariasi dibandingkan hari-hari biasanya. Maka banyak orang yang mulai membeli berbagai variasi santapan tersebut untuk persiapan berbuka puasa nantinya. Padahal saat berbuka sendiri, perut tidak akan sanggup menampung semua makanan yang telah kita beli tersebut. Karena memang pada saat berpuasa, lambung kita kan mengecil seperti dalam keadaan normal. Sehingga terkadang banyak sisa makanan yang tak termakan dan akhirnya malah menjadi mubadzir. Oleh sebab itu, selektif lah dalam memilih makanan untuk berbuka puasa. Jangan hanya karena merasa ingin dan lapar sesaat kita malah jadi membeli semua makanan yang sebetulnya tidak akan mampu kita makan.

4. Tidak banyak marah, karena tahu akibatnya
Salah satu hal yang dapat mengurangi pahala ibadah puasa kita adalah marah. Maka banyak orang yang mulai terbiasa untuk mengendalikan dirinya saat hendak marah pada saat sedang berpuasa. Marah sendiri memang merupakan suatu reaksi emosi yang akan meluap bila menghadapi kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan ataupun mengecewakan. Namun bila kita tidak dapat mengendalikan emosi tersebut, maka kita tidak akan mampu pula  untuk mengendalikan akal sehat kita. Tak banyak memang yang mampu mengendalikannya. Akan tetapi, dengan berpuasa setidaknya dapat membantu kita untuk lebih mengendalikan emosi tersebut agar tidak meluap dan malah mengurangi pahala ibadah shaum yang sedang kita jalankan.

5. Banyak beralasan saat hendak melakukan pekerjaan
Puasa biasanya dijadikan alasan seseorang saat hendak melakukan suatu pekerjaan. Misalkan saat diperintahkan untuk membuat laporan, kadang dengan seenaknya kita mengatakan "Nanti aja deh, aku lagi puasa neh, lemes.". Padahal seharusnya puasa itu sendiri tidak dijadikan alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Menurut ahli kesehatan, bukan puasa yang menjadikan kita malas dan lemas. Akan tetapi, pola istirahat dan makan kitalah yang menjadikan kita menjadi seperti itu. Maka aturlah kembali pola istirahat dan makan kita dengan baik dan benar, sehingga berbagai aktivitas dapat kita kerjakan dengan baik walaupun dalam kondisi sedang berpuasa.

Senin, 01 Agustus 2011

Welcome to Ramadhan


Ramadhan 1432 H is coming.
Dan satu hari dalam bulan Ramadhan telah terlewati. Alhamdulillah masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat menikmati dan menjalankannya bersama semua keluarga tercinta. Sahur bareng, puasa bareng, buka puasanya pun bareng2 dengan semua keluarga lengkap, dari Bapak, Mamah, 2 orang kakak, 1 adikku sayang, ditambah 1 orang saudara perempuan, dan 2 orang asisten praktek mamah yang menambah kebahagiaan dan keramaian selama bulan Ramadhan tahun ini. Semoga kebersamaan ini tidak akan pernah luntur hingga akhir hayat.
Ada banyak hal yang ingin aku capai di bulan Ramadhan tahun ini. Banyak pelajaran yang ingin aku dapatkan saat menjalankan ibadah shaumnya. Diantaranya kesabaran, ketakwaan, dan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan semua rahmat dan karuniaNya kepada ku.
Kesabaran, karena tidak selalu aku sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup di hari2 biasanya selain di bulan Ramadhan. Maka semoga dengan berpuasa sebulan penuh aku dapat lebih bersabar lagi dalam menjalankan setiap liku kehidupan yang aku jalani.
Ketakwaan, karena baju yang paling pantas digunakan setiap hari adalah baju takwa. Dan untuk mendapatkannya sangatlah tidak mudah. Maka dengan kesungguhan, kekhusukan, dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah shaum, aku berusaha untuk mendapatkan baju takwa itu. InsyaAllah di ridhoi Allah.
Yang terakhir adalah rasa syukur. Karena terkadang aku lupa untuk bersyukur atas semua limpahan rahmat dan karunia Allah kepadaku. Aku lupa untuk mengucap syukur akan semua pemberian yang teramat berharga untukku. Maka dengan menghindari segala macam hal yang dilarang dan dapat mengurangi pahala dalam ibadah shaumku, aku berusaha untuk selalu dapat mengingat-Nya dan lebih bersyukur lagi atas semua pemberian-Nya.
Dengan begitu, semoga di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan magfiroh ini, aku berdoa semoga perjalanan kehidupanku, keluargaku, saudaraku, dan semua teman2ku, selalu mendapatkan lindungan dan tuntunan dari Allah SWT, serta mendapatkan limpahan rahmat dan karunia-Nya Yang Agung. aamiin..