Rabu, 03 November 2010

arti teman dan sahabat untuk ku,,,

Teman adalah manusia biasa yang dikirim Tuhan untuk ku, dia tidak sempurna tapi juga tidak kekurangan. Teman itu bukan orang bodoh yang tidak mengerti keadaan dari temannya. Untuk ku teman itu selalu memberikan pelajaran yang berharga di saat kita lupa, teman itu memberi kebahagiaan saat kesedihan menghampiri.

Tapi apakah sama arti teman dan sahabat?
untuk ku arti dari mereka itu berbeda,,
Lalu apakah perbedaannya?

di mata ku arti sahabat lebih tinggi dari pada seorang teman. Namun sama sekali jangan pernah membedakan sikap kita saat bertemu dengan seorang sahabat atau teman. Karena saat kita membedakan siap terhadap mereka, maka saat itulah mereka menyadari arti kehadirannya di samping kita. Ada satu yang perlu diingat, tidak semua teman dapat menyimpan rahasia kita dengan baik. Ada kalanya saat mereka marah dan benci terhadap kita, mereka akan menceritakan rahasia dan keburukan kita di depan temannya yang lain.

Berbeda dengan sahabat, sahabat adalah ibarat kaki kanan kita, mereka akan ikut melangkah kemana kita akan melangkah asalkan itu masih dalam hal yang berbau positif. Sahabat akan selalu mengerti keadaan dari sahabatnya yang lain. Akan tetapi banyak sahabat yang salah mengartikan pengertian itu. Saat sahabat memberikan pengertian, itu artinya dia menghargai temannya dan hendak memberikan dorongan untuk sahabatnya. Saat sahabat memberikan sebuah nasihat, itu berarti dia masih menyayangi kita dan menyadari kehadiran kita. Tapi saat pengertian berbuah keegoisan dari kedua belah pihak, semua keadaan bisa berubah dengan seketika itu. Maka tidak ada salahnya untuk saling mengerti, saling memahami sehingga tidak hanya memberikan keuntungan bagi salah satu pihak saja.

Tidak ada yang salah dengan kata-kata "pilih-pilihlah dalam berteman". Karena pada kenyataannya kita memang diharapkan memilih mana yang merupakan teman baik atau sahabat sehingga kita akan merasa aman di dekatnya dan mana yang termasuk teman biasa. Semua hanya bergantung pada bagaimana kita berkomunikasi dan bagaimana kita harus menyikapi keadaan yang terjadi.

Jadi pilih teman yang menurutmu adalah teman, dan pilih sahabat yang menurutmu adalah sahabat,,

Kamis, 21 Oktober 2010

Implisit dan Explisit

Dalam pengerjaan perintah-perintah untuk menampilkan data Implisit & explisit dalam oracle ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:
  1. periksa apakah user hr dalam oracle telah ter-unlock atau belum.
  2. usahakan untuk mengetahui cara melihat data-data yang ada di dalam user hr tersebut
  3. usahakan untuk mempelajari syntax perintah Select.
  4. saat menampilkan data explisit dibutuhkan beberapa urutan syntax tambahan dibandingkan saat menampilkan data implisit. syntax tersebut adalah DOFC yaitu DECLARE, OPEN, FETCH, dan CLOSE.
Berikut beberapa contoh perintah/ syntax untuk menampilkan data implisit & explisit baik 1 tabel, 2 tabel, maupun 3 tabel.

  • Perintah untuk menampilkan data implisit 1 tabel:
declare
kota locations.city%type;
kode_pos locations.postal_code%type;
provinsi locations.state_province%type;

begin
kota:='&masukkan_kota';

select city, postal_code, state_province
into kota, kode_pos, provinsi
from locations
where city = kota;

dbms_output.put_line('Kota '|| kota ||' yang memiliki kode pos '|| kode_pos ||' terletak di provinsi '||provinsi);
end;


  • Perintah untuk menampilkan data implisit 2 tabel:
declare
kota locations.city%type;
kode_pos locations.postal_code%type;
negara countries.country_name%type;

begin
kota:='&masukkan_kota';

select city, postal_code, country_name
into kota, kode_pos, negara
from locations l join countries c on(l.country_id=c.country_id)
where city = kota;

dbms_output.put_line('Kota '|| kota ||' yang memiliki kode pos '|| kode_pos ||' terletak di negara '||negara);
end;
/


  • Perintah untuk menampilkan data explisit 1 tabel:
DECLARE
nama_depan employees.first_name%type;
nama_belakang employees.last_name%type;
gaji employees.salary%type;
cursor nama is
select first_name, last_name, salary
from employees
where first_name = nama_depan;

begin
nama_depan:='&masukkan_nama';
OPEN nama;
    Loop
        FETCH nama into nama_depan, nama_belakang, gaji;
        exit when nama%notfound;
        dbms_output.put_line('Pegawai dengan nama '||nama_depan ||' '|| nama_belakang||' memiliki gaji sebesar USD '||gaji);
    end Loop;
CLOSE nama;
end;
/



  • Perintah untuk menampilkan data explisit 3 tabel:
DECLARE
nama_depan employees.first_name%type;
nama_belakang employees.last_name%type;
departemen departments.department_name%type;
provinsi locations.state_province%type;
cursor kerja is
select first_name, last_name, department_name, state_province
    from employees e join departments d on(e.department_id=d.department_id)
    join locations l on(d.location_id=l.location_id)
where first_name = nama_depan;

begin
nama_depan:='&masukkan_nama';
OPEN kerja;
    Loop
        FETCH kerja into nama_depan, nama_belakang, departemen, provinsi;
        exit when kerja%notfound;
        dbms_output.put_line('Pegawai dengan nama '||nama_depan ||' '|| nama_belakang||' bekerja di department '||departemen||' yang terletak di provinsi '||provinsi);
    end Loop;
CLOSE kerja;
end;
/

Senin, 11 Oktober 2010

SCRIPTING PL/ SQL

Secara garis besar, satu blok PL/ SQL yang lengkap terdiri dari 3 bagian, yaitu :
•    Declaration section
•    Executable section
•    Exception section

Penggambarannya adalah sebagai berikut:

DECLARE
. . . .     (DECLARATION SECTION)

BEGIN
. . . .     (EXECUTABLE SECTION)

. . . .     (EXCEPTION SECTION)

END;
/



Contoh scripting PL/ SQL untuk menampilkan SELAMAT DATANG adalah :

DECLARE

BEGIN

dbms_output.put_line(‘SELAMAT DATANG’);

END;
/



Contoh lain scripting PL/ SQL untuk menghitung jumlah angka dengan inputan user adalah :

DECLARE
A number(3);
B number(3);
C number(5);

BEGIN
A:=&nilai_a;
B:=&nilai_b;
C:=a+b;

dbms_output.put_line(‘BELAJAR BERHITUNG’);
dbms_output.put_line(a || ‘ ditambah ’ || b || ‘ sama dengan ’ || c) ;

END;
/


Penjelasan :
-    Penggunaan tanda petik satu (' ') adalah untuk menampilkan isi yang ada didalamnya tanpa perlu adanya deklarasi.
-    Penggunaan & untuk nilai A dan nilai B adalah sebagai inputan untuk user.
-    Penggunaan tanda || adalah sebagai pemisah antara nilai yang dipanggil dari inputan dengan kalimat yang akan ditampilkan.

Rabu, 29 September 2010

Data Manipulation Language (DML)

Secara umum perintah-perintah dalam SQL dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Data Definition Language (DDL), Data Manipulation Language (DML), dan Data Control Language (DCL).
Salah satu perintah yang paling dasar dan sering digunakan adalah Data Manipulation Language (DML). DML sendiri memiliki perintah-perintah untuk melakukan proses manipulasi pada konten data yang ada dalam basis data. Perintah-perintah tersebut diantaranya : Select, Insert, Delete, Update. Atau bisa kita singkat menjadi SIDU agar mudah untuk mengingatnya.
1. SELECT
Dalam pemanfaatannya SELECT digunakan dalam pengaksesan data yaitu dengan menampilkan barisan data dari satu tabel maupun lebih dalam sebuah basis data.

Struktur dasar penulisan select adalah :
SELECT namafield FROM namatabel WHERE condition
GROUP BY field HAVING condition ORDER BY field;

Sedangkan apabila ingin menampilkan semua data dari suatu tabel dapat menggunakan tanda (*).
Contoh : SELECT * from namatabel;

Contoh tabel Member :

memberID nmMember almtMember
1               Amelia         Bandung
2               Jinny            Surabaya
3               Galih            Jakarta
4               Zeni             Bandung
5               Dian            Semarang

  • Mengganti judul kolom
Untuk mengganti judul sebuah kolom maupun mengubah nama kolom ketika akan ditampilkan dapat menggunakan perintah as. Perintah as akan memberikan nilai alias pada kolom tanpa menggati nilai asli dari kolom tersebut. Contoh perintah tersebut SQL sbb:

SELECT nmMember as Nama_Member from Member;
('as' dapat digunakan ataupun tidak)

SELECT nmMember "Nama Member" from Member;
  • Fungsi pada SQL
Fungsi-fungsi pada SQL yang sering digunakan diantaranya sbb:
AVG() – untuk mengembalikan nilai rata-rata
COUNT() – untuk menghitung banyak baris dalam suatu tabel
MAX() – untuk mengembalikan nilai terbesar
MIN() – untuk mengembalikan nilai terkecil
SUM() – untuk menghitung jumlah nilai dalam suatu tabel

Contoh perintah SQL sbb:
SELECT COUNT(memberID) from Member;
  • Menampilkan data dengan kondisi
Dengan perintah SELECT dapat juga menampilkan data dalam sebuah tabel dengan kondisi yang dibutuhkan. Untuk menampilkannya dapat menggunakan klausa where. Struktur penulisannya adalah:
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel WHERE kondisi;
Contoh perintah SQL sbb:
SELECT nmMember from Member where memberID=1;
  • Mengurutkan data
Untuk mengurutkan data output yang dibutuhkan dapat menggunakan klausa ORDER BY. Klausa ini dapat mengurutkan data secara ascending (urutan dari kecil ke besar) maupun descending (urutan dari besar ke kecil). Struktur penulisannya adalah:
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel ORDER BY nama_kolom ASC atau DESC;
Contoh perintah SQL sbb:
SELECT memberID, nmMember from Member ORDER BY memberID;
  • Mengelompokkan data
Untuk mengelompokkan data output dapat menggunakan klausa GROUP BY. Sehingga data dengan nilai yang sama dapat dikelompokkan sesuai dengan yang dibutuhkan. Struktur penulisannya adalah:
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel GROUP BY nama_kolom;
Contoh perintah SQL sbb:
SELECT almtMember, COUNT(memberID) as Jumlah from Member GROUP BY almtMember;

2. INSERT
Untuk memasukkan dan menambahkan data/ nilai pada tabel yang telah dibuat kita dapat menggunakan perintah INSERT. Struktur penulisannya adalah:
INSERT INTO nama_tabel nama_kolom VALUES isi_data;
Contoh perintah SQL sbb:
INSERT INTO Member (memberID,nmMember, almtMember) VALUES (6, ‘Shila’, ‘Jakarta’);

3. DELETE
Dalam penghapusan satu data dalam suatu tabel dapat menggunakan perintah DELETE dengan menambahkan kondisi data yang akan dihapus, sehingga data akan terhapus sesuai perintah dan kondisi yang ditentukan. Struktur penulisannya adalah:
DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;
Contoh perintah SQL sbb:
DELETE from Member WHERE memberID=1;

4. UPDATE
Untuk mengubah isi kolom data pada suatu tabel dapat menggunakan perintah UPDATE. Jika tidak diisikan kondisi WHERE, maka perintah tersebut akan mengubah seluruh isi kolom data pada tabel tersebut. Oleh sebab itu, apabila akan melakukan perubahan isi kolom data pada suatu tabel harus diperhatkan kondisi data yang akan dirubah tersebut. Struktur penulisannya adalah:
UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = nilai_baru_kolom WHERE kondisi;
Contoh perintah SQL sbb:
UPDATE Member SET nmMember = Glori WHERE memberID=5;