Kamis, 31 Mei 2012

"Raining" Away

Menunggu itu adalah hal yang paling membosankan, apalagi kalo harus nunggu sendirian gak ada temen, bengong aja bisanya (untung masih siang jadi makhluk-makhluk gaib belom pada menunjukkan batang hidungnya,hihi). Dan menunggu ku kali ini agaknya sedikit berbeda dari biasanya, kenapa?? Karena setelah "membabat" habis soal-soal assessment dan kejebak hujan di kampus "tercinta" ini, aku memutuskan untuk sekedar "mencuci mata" di perpustakaan (yah kali-kali bisa dapat ilmu dapet rizky lain juga disitu). 
Aku memilih tempat duduk dekat jendela yang menghadap langsung ke jalanan di depan kampus Politeknik Telkom, yang nampaknya menjadi sepi karena derasnya "sang pembawa berkah" alias air hujan. Senang rasanya melihat pemandangan dari sudut pandang ini dalam suasana hujan, dimana air mengalir dijendela di luar sana --ya, iya lah di luar, kalo di dalem mah kebocoran namanya :)-- yang rasanya terasa segar, adem, dingin, --semoga gak ampe ngebayangin minuman-minuman dingin macam es doger, es campur, es coret atau es-es lainnya ya--. Ya, melihat suasana hujan kali ini membuat "menunggu"ku menjadi tidak boring lagi. Walaupun pada kenyataannya masih aja duduk bengong sendirian kaya "sapi bego" (daripada sapi gila, antraks dong.)

Beberapa menit kemudian, setelah Sang Pemberi Berkah merasa bahwa tanah ini sudah cukup diberkahi, maka di"setop"lah ia untuk menetes. Dan semua orang kembali "berseliweran" kesana kemari, melakukan segala macam aktivitas mereka yang mungkin sedikit tertunda karena kehadiran"nya". Pemandangan pun menjadi ramai lagi, ada yang membawa motor sendirian sambil kebut-kebutan karena mungkin takut ujan lagi, ada yang berjalan santai sambil bawa payung (kalo bawa paku gak guna juga kan?), ada juga yang berjalan sambil sedikit berlari sedikit marathon karena gak bawa payung (hahaha, lagi buru-buru atau mau kabur gara-gara disangka maling tuh...) Ya, segala macam tingkah laku mereka setelah hujan reda memang berbeda daripada saat hujan tadi. Dan perbedaan kondisi dari sebelum dan sesudah turun hujan itulah yang membuatku begitu tertarik. Segalanya berubah.

Yes. Life will always change, me too.

Berkaca dari berbagai pengalaman yang pernah dialami di kehidupan sebelum-sebelumnya (emang sekarang ada dikehidupan mana ya gue?!? @_@) aku sudah belajar banyak hal. Dan pelajaran dari pengalaman itulah yang sejatinya membuat aku selalu berubah, dari mulai berubah cara pandang terhadap sesuatu hal, berubah cara berpikir, berubah dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah, berubah dalam cara belajar menghadapi ujian, dan berubah-berubah lainnya yang membuatku merasa nyaman dengan kehidupan dan lingkungan yang ada di sekitarku. Tapi ada satu hal yang gak pernah berubah adalah aku gak pernah berubah jadi orang lain, still be myself, dengan segala kurang dan lebihnya seorang Aminatus Sadiyah.

Maka sejak "raining" hingga "raining away", aku bersyukur, bahwa aku masih bisa menikmati segala hal yang Sang Pencipta berikan kepada umat-Nya untuk disyukuri. Ya, aku bersyukur atas nama Sang Maha Kuasa, untuk segala Rahman dan Rahim-Nya, aku masih bisa menikmati hujan kali ini.

Rabu, 30 Mei 2012

Japan Oh Japan . .


Preparing about all I need to have the registration of MEXT Scholarship bener-bener bikin deg-degan setengah mati. Padahal masih baru persiapan doang. Rasanya udah kayak bener-bener mau berangkat ke sana besok juga. Tapi justru bukannya hasil yang dapat kita petik nantinya bercermin dari bagaimana langkah awal kita memulainya. Jadi bagaimanapun gugupnya aku, aku harus tetap dan terus berusaha kan?Dan dengan semangat kompilasi 1945, GANBATTE dan Bismillah. I believe I can fly, llhhooo kok?!?, maksudnya I believe I can do this.

MEXT Scholarship atau juga biasa disebut Monbukagakusho Scholarship adalah salah satu beasiswa hasil kerjasama antara pemerintah Jepang dan Indonesia selama beberapa tahun terakhir bagi para lulusan High School yang mau melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, atau para researcher menuju S2 atau S3 secara gratis sesuai syarat dan ketentuan berlaku. (hoalah udah kayak iklan-iklan di-“tipi” aja tuh ya..hihihi ^_^) Tentunya, asal kan si-“applicant” mampu mempertahankan prestasi di bidangnya nanti saat menjalani perkuliahan, maka beasiswa itu akan terus mengalir, begitu pula sebaliknya.

Maka disinilah aku, yang selalu menimbang-nimbang (tapi gak sampai harus pake timbangan beras segala kali ya,hehe), bisakah aku menghadapinya? Bisa gak ya ngejalanin setiap harinya di sana? Susah gak ya kuliahnya? Cara ngomongnya gimana? Musim dinginnya kayak apa? Dingin banget gak ya kayak kutub? Harus bawa apa aja nanti? Ntar disana makan apa ya? Makan ikan mentah??? Hiiiii,,seremm T_T. Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lainnya yang berkecamuk dalam pikiranku sendiri tanpa tahu apa jawabannya. Tapi dengan sedikit sisa semangat kompilasi 1945, GANBATTE dan Bismillah. Kembali , I believe I can do this, all of this.
Walaupun perjalanan menuju Japan, Nippon, Nihon masih sangaaaatttt puuuaaanjaaaang. Dengan restu dan ridho orang tua, aku akan berusaha melakukan yang terbaik.

So, Japan, wait for me. I will coming as soon as I can.

I was Died

Betapa takut dan terkejutnya aku saat terbangun pagi-pagi buta, karena terusik oleh sebuah mimpi dalam mimpiku yang lain. Yeah, I have a dream when the last night. Mimpi yang gak bisa dibilang nightmare, tapi gak bisa disebut sweat dream juga. Pertengahan di antara keduanya, walaupun sebenarnya itu shock me. In my dream of the other dream, I’m die by some accident, I don’t know what the accident, yang jelas ada hubungannya dengan air dan kura-kura.

nightmare
Dalam mimpi itu, setelah kecalakaan yang aku alami aku banyak terluka, all of my body are so bloody. Even, I can taste and smell of the blood, I can feel how the hurt on my skin, how my blood out of my body and I can see how my family, Mamah, Bapak, dan Aa so sad and very shock ngeliat kondisiku yang terluka sangat teramat parah seperti itu. But, something I remember, when I feel all of those are real, I was so happy. Aku tersenyum mendapati tubuhku terbaring di lantai dengan darah yang “masih berceceran” di sekitar tubuhku, I’m still smile.

“Please, jangan pergi, jangan pergi kemana-mana, teteh pasti baik-baik aja kok.” Itu kata-kata Aa saat melihat aku semakin lemah.

And then, dengan senyum termanis yang aku tahu aku tak pernah tersenyum semanis itu, terkembang di wajahku, aku bilang, “Don’t worry, I will be fine.”

Padahal saat itu aku tahu, waktu itu, detik itu juga, I will go back to My Lord, My Creator and never come back again. Terdengar dengan lembut di samping telingaku, ada kalimat “La ilaha illallah”, dikumandangkan. Aku ingin mengucapkannya, tapi tepat saat itu, ternyata Allah harus menyadarkanku kembali pada kenyataan yang sebenarnya. That’s just a dream.

Yeah, once more again, That’s just a dream.

Mimpi yang seolah menamparku, “menodongku”, mengingatkanku, bahwa mungkin aku lupa akan hadirnya Malaikat Izroil Sang pencabut nyawa, yang selalu mengikutiku dan siap kapan saja mengambil nyawaku, rohku, jiwaku yang terbalut tubuh penuh dosa ini tanpa aku ketahui kapan, dimana, bagaimana, dan sedikitpun aku tidak bisa mempersiapkan diri.

Sooner or later, now or future, ready or not, death will always follow me.

Dan saat aku benar-benar sadar masih berada dalam dunia nyata di alam dimana aku dilahirkan, dengan segera aku berwudhu, memakai mukena, dan kemudian terhanyut dalam dialogku bersama-Nya, dalam lantunan ayat-ayat Al-Quran, dan bait-bait doa yang aku panjatkan pada-Nya. Memohon ampunan atas segala kekhilafan yang telah aku lakukan selama masa hidupku.
“Allah, aku lalai, aku hina, tetapi tidak ada yang dapat menerima ampunanku selain Engkau Ya Gaffar, maka ampunilah aku, hamba-Mu.”

And then now, I’m still alive and live following all of the guidelines that Allah given  to me.

Selasa, 29 Mei 2012

My Diary is IMPORTANT.


Tahukah kamu apakah Diary itu?

Weits, salah banget kalo bilang itu nama sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus dalam makanan alias diare atau disentri. 

Masih salah juga kalo bilang itu nama salah satu merk fashion yang kini lagi digandrungi para muda-mudi.

Diary itu adalah tempat curhat seseorang tentang perasaannya atau pengalaman yang dialaminya suatu hari dan dituliskan dalam sebuah catatan rahasia, biasanya berupa diary book. Tapi seiring perkembangan zaman dan teknologi, terkadang seseorang akan mencurahkan perasaannya melalui jejaring sosial, seperti twitter, facebook, bahkan blog. Yeah, It’s real, walaupun cuma menuangkan beberapa kata singkat tapi itu bisa dikatakan diary lho, karena sang penulis sedang mencurahkan isi hati atau pikirannya itu ke dalam sebuah tulisan walaupun sifatnya menjadi tidak rahasia lagi. 

Dan tahukah kamu seberapa pentingnya Diary itu bagi seseorang?

Mungkin untuk beberapa orang termasuk di dalamnya “para makhluk yang berasal dari planet Mars”, tidak pernah merasa peduli dengan apa itu yang disebut Diary, walaupun secara gak langsung mereka juga sudah memiliki Diary itu dengan dibuatnya account jejaring sosial. Tapi berdasarkan beberapa pengamatan, tidak sedikit orang yang justru dengan Diary yang selalu mereka isi dengan berbagai tulisan melahirkan sebuah karya luar biasa yang akan terbentuk dalam karya seperti Buku-buku best seller, baik novel maupun kisah inspiratif para tokoh. Bukankah sebelumnya, rancangan atau ide pembuatan dari karya tersebut dituangkan dulu dalam sebuah catatan kecil “rahasia”? Nah, itu juga dapat dikatakan Diary bukan?
Berdasarkan pengalaman pribadi, Diary menjadi begitu berharga saat suatu hari kita membaca kembali isi dari Diary itu sendiri setelah beberapa waktu tidak membukanya. Misalnya, saat dulu waktu SMP biasa menulis Diary, tapi tiba-tiba diary itu hilang, dan sekarang setelah beberapa waktu lamanya Diary itu ditemukan, betapa berartinya kisah yang tertuang didalamnya. Menyadari bahwa that’s not lier and that’s true, you’re. Akan menjadi sangat menyedihkan dan menyenangkan jika mengingat kembali kejadian-kejadian yang terjadi pada saat itu. And sometime, we will learn about something in the past. Dan itu adalah sebuah pelajaran hidup yang sebenarnya sudah terlupakan.

So, masih gak mau ngaku kalau kalian punya Diary?
Atau masih “ogah” buat mengakui bahwa Diary itu penting?
Come on, Let’s try it. Then you will found out yourself.

Masihkah Sahabat . . ?


Adakalanya kita mengingankan seseorang yang bisa selalu bersama dengan kita saat suka dan duka, saat lagi marah, bad mood, “gila”, anytime, bahkan kalau bisa dia bisa ikut menangis tersedu-sedu bersama saat aku merasa sedih dan ikut tertawa ngakak bersama saat bahagia (gak nyeni juga kan kalo disangka gila gara-gara ngakak sendirian,hehe). Dan sepertinya bukan seseorang seperti pacar atau kekasih atau soulmate-lah ya kerennya, yang lebih tepat untuk menjadi seseorang seperti dia yang kita inginkan itu, melainkan seorang sahabat setia yang mau saling berbagi. Did you agree with me? Yeah, cemmon guys, it’s not because I’m still single, but, buatku sahabat bisa lebih tinggi derajatnya dibandingkan pacar. Bukannya sok-sokan gimana gitu, but it’s true. Walaupun, of course, tingginya derajat disini masih dibawah Kekasih-ku yang Maha Sejati dan Setia, dan juga di bawah rasa cintaku pada keluarga.
Tapi untuk saat ini, dia lah yang sebenarnya aku butuhkan. Seorang Sahabat. Walaupun pernah dibuat sakit hati, dicampakkan, dikhianati, dikecewakan, dan di-di lainnya yang agak-agaknya berbau “negatif” itu, aku masih tetap bersifat it’s OK.

 life will always walk away, riitte???? 

So, gak perlu lah ya merasa hopeless atau speachless atas tragedi buruk yang sedang menimpa kita dengan dia. Bahkan Tuhan pun tahu bahwa hamba-Nya sedang butuh “pelajaran tambahan”, maka diberikanlah pelajaran hati dan penuh hikmah itu, untuk terus disyukuri dan diikhlaskan dengan penuh kerendahan hati dan lapang dada. (hueh, bahasa’e beuraattt euuiii..)

Mengutip kalimat dari pengalaman seseorang “Life is about learning”.

Maka biarlah pengalaman itu menjadi bumbu-bumbu pahit yang harus dijadikan pelajaran agak tidak menjadi pahit lagi dikemudian hari. Bosen juga kan nanti kalo pahit terus? Yeah, sekali-kali dibikin manis, asem, asin, kayak nano-nano biar lebih seru. And, actually, bukan hanya tragedi “negatif” itu aja yang pernah aku alami memang, banyak hal juga yang kenyataannya berasa manis kaya gulali. Dan memang itulah sebenarnya arti dari persahabatan bukan? 

Sweat or bitter must feel together. So, masihkah sahabat.. if I know who you are and you know who I am? Can we are still together..

Kamis, 24 Mei 2012

Watashi wa aisu kuriimu ga suki desu

Hmm,..YUMMIE.. rasanya bisa makan es krim siang-siang begini. Udara lagi hot-hotnya, badan pun lagi dilanda panas dingin gimana gitu, jadi ngiler kalo cuma ngebayangin dinginnya es krim di mulut. Sayangnya emang cuma bisa dibayangin doang. Soalnya hari gini nyari es krim yang bener-bener berlabel halal susah. hehehe,,, alibi banget deh, aslinya bukan karena itu juga ceh. Tapi karena emang lagi gak boleh aja makan es krim, bukan karena lagi diet juga, pokonya ada-lah alasan yang bikin aku cuma bisa merasakan lelehnya sesendok es krim dimulutku dalam hayalan aja. 

Okasan to Otoosan, watashi wa aisu kuriimu ga ii desu..

Selasa, 15 Mei 2012

"3 butir Kurma", cukup

Buah kurma yang identik dengan bangsa Arab ini, memang tak sulit dijumpai. Apalagi jika bulan Ramadhan tiba, hampir ditempat-tempat perbenlanjaan akan menjualnya dengan harga yang cukup murah. Tapi tahukah kamu kandungan apa saja yang terkandung dalam kurma itu?
Berikut ini nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam kurma per 100 g.
(Sumber: USDA National Nutrient Database)
Berdasarkan kandungan nutrisi itulah, Nabi Muhammad Saw sejak dahulu menganjurkan kita untuk berbuka puasa dengan memakan 3 butir kurma, yang ternyata dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuh kita dan membantu dalam mengembalikan metabolisme tubuh. Khasiat lainnya yang terkandung dalam kurma, adalah :
  1. Makan kurma secara teratur, menunjukkan tingkat kejadian yang sangat rendah dari kanker dan penyakit jantung.
  2. Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
  3. Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.
  4. Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
  5. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A  diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.
  6. Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah.
  7. Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.
  8. Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf.
  9. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksida dismutase.
  10. Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.
  11. Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang.
  12. Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu  piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah  dan metabolisme tulang.
Jadi masihkah anda mengatakan Tidak untuk kurma?? :)

GANBATTE in Disaster Prevention Day

Siapa yang tidak mengenal Negara Jepang, negara yang biasa disebut Nippon dengan bulatan merah di tengah warna putih pada lambang benderanya. Negara yang tak asing lagi dengan tsunami, gempa bumi, atau pun kebocoran pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Yang walaupun sering dilanda bencana, Nippon Asia ini akan selalu bangkit dan tetap berjuang membangun negeri dengan sisa puing yang tersisa dan sedikit asa. Ya, keyakinan dan kerja keras mereka memang harus diacungi seribu jempol, hanya satu kata yang selalu mewakili semangat itu 'GANBATTE'. Satu kata pemberi semangat yang berarti "lakukan sebaik mungkin", "jangan menyerah", atau "berikan usaha yang terbaik". Ganbatte atau Ganbaru atau juga sering diucapkan Ganbare, sudah turun-temurun diucapkan sejak ratusan tahun silam dan dikenalkan sejak dini kepada anak-anak, karena dari Ganbatte menyuruh setiap orang untuk tidak mudah menyerah sampai detik terakhir. Tak heran jika pada tanggal 11 Maret 2011 lalu, saat Jepang dilanda gempa berkekuatan 9,0 SR dan tsunami setinggi hingga 10 meter itu, tidak ada berita kekacauan pascabencana yang tersebar di dunia. Bangsa Jepang tetap mengikuti aturan keseharian mereka, tidak ada pencurian, keributan, atau hal negatif lainnya yang terjadi, mereka tetap mengantri, dan saling menjaga satu sama lain. Sebuah bukti yang luar biasa atas ketangguhan bangsa Jepang dalam menghadapi bencana seberat apa pun.
Ada sebuah hari di Jepang yang diabadikan dan dijadikan sebuah hari pembelajaran dan mengingatkan mereka akan sebuah tragedi terburuk bagi bangsa mereka yaitu Gempa terdahsyat berkekuatan 7,9 SR yang menewaskan hingga 99.331 korban jiwa, 43.476 korban hilang, dan 103.733 lainnya luka-luka, yang terjadi di Kanto pada tanggal 1 Spetember 1923. Maka setiap tanggal 1 September dikenal sebagai Disaster Prevention Day. Setiap tanggal tersebut masyarakat Jepang dari anak-anak hingga orang tua bahkan kakek dan nenek bersama-sama mengikuti simulasi pelatihan penanganan utama saat bencana. Dari bagaimana menghadapi gempa berkekuatan 7 SR menggunakan truk simulasi gempa, latihan memakai baju antiapi, memadamkan api, dan menyelamatkan diri serta menolong sesama saat bencana melanda. Tersediat pula sebuah tas perlengkapan yang berisi air dalam botol, makanan kaleng, P3K, uang tunai dan kebutuhan utama lain yang wajib dimiliki oleh setiap keluarga dan biasanya akan selalu tersimpan rapi di dekat pintu keluar agar mudah dibawa jika bencana sewaktu-waktu terjadi.
Dengan seringnya bencana yang melanda Jepang, membuat mereka selalu belajar dari pengalaman. Kepedulian yang tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi orang lain, dibuktikan dengan sering dibagikannya booklet kepada masyarakat maupun para visitor dari mancanegara yang berisi tentang cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana gempa, tsunami, maupun topan (sering juga disebut taifu).
Ya, begitulah Jepang negara kepulauan kecil yang tak sebesar Indonesia, namun dengan semangat GANBATTE-nya yang besar dan tak pernah putus selalu menjadikannya bangsa yang kuat dan menjunjung tinggi harga diri bangsa. 
"Doko made mo nintai shite doryoku suru." (Bertahan hingga kemana pun juga dan berusaha hingga detik terakhir)

OVERLOAD != 'Kelebihan beban'

Jika sebelumnya udah dijelasin secara singkat tentang PACKAGE != (artinya : tidak sama dengan) 'bungkus', maka kali ini aku akan menjelaskan tentang OVERLOAD yang juga != (tidak sama dengan) 'kelebihan beban'. Ya, selain PACKAGE, dalam perintah blok PL/SQL dikenal juga istilah OVERLOAD, yang berarti bagian dari package untuk pembuatan procedure dan function dengan nama yang sama tetapi parameter yang berbeda.

Ciri-ciri overload, diantaranya :
1. memiliki jumlah parameter yang dimiliki berbeda, maksudnya jika dalam sebuah package overload terdapat 2 perintah prosedure menggunakan nama prosedure yang sama berarti di harus memiliki jumlah parameter yang berbeda antara yang satu dan yang lain.
Contoh :
--Overload Specification :
CREATE OR REPLACE PACKAGE coba1
IS
    PROCEDURE tulis(x number);
    PROCEDURE tulis(x number, y number);
END coba1;
/

--Overload Body:
CREATE OR REPLACE PACKAGE BODY coba1
IS
    PROCEDURE tulis(x number)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x);
    END;
   
    PROCEDURE tulis(x number, y number)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x||' , '||y);
    END; 
END coba1;
/
--Eksekusi Coba1:
begin
coba1.tulis(1);
coba1.tulis(1,2);
end;

2. memiliki tipe data parameter berbeda, maksudnya adalah jika sebuah package overload memiliki 2 perintah prosedure menggunakan nama prosedure yang sama dengan jumlah parameter yang sama, namun tipe datanya berbeda yang satu dan yang lain.
Contoh :
--Overload Specification :
CREATE OR REPLACE PACKAGE coba2
IS
    PROCEDURE tulis(x number);
    PROCEDURE tulis(x varchar);
END coba2;
/

--Overload Body :
CREATE OR REPLACE PACKAGE BODY coba2
IS
    PROCEDURE tulis(x number)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x);
    END;
   
    PROCEDURE tulis(x varchar)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x);
    END;
END coba2;
/
--Eksekusi Coba2 :
begin
coba2.tulis(1);
coba2.tulis('Satu');
end;
/

3. memiliki gabungan dari ciri 1 dan 2, maksudnya package overload tersebut memiliki jumlah parameter yang berbeda dan tipe data yang berbeda pula.
Contoh :
--Overload Specification :
CREATE OR REPLACE PACKAGE coba3
IS
    PROCEDURE tulis(x number);
    PROCEDURE tulis(x varchar, y varchar);
END coba3;
/

--Overload Body :
CREATE OR REPLACE PACKAGE BODY coba3
IS
    PROCEDURE tulis(x number)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x);
    END;
   
    PROCEDURE tulis(x varchar, y varchar)
    IS
    BEGIN
        dbms_output.put_line(x||' '||y);
    END;
END coba3;
/

--Eksekusi Coba3:
begin
coba3.tulis(1);
coba3.tulis('Satu','- Satu');
end;
/


Package != 'Bungkus'

Kalau membaca atau mendengar kata PACKAGE, mungkin untuk sebagian orang akan mengartikannya sebagai bungkus. Tapi tidak untuk mereka para coder blok PL/SQL.
PACKAGE dalam pemrograman PL/SQL berarti kumpulan dari beberapa perintah yang disimpan dalam suatu bagian, biasanya digunakan untuk memudahkan dalam kolaborasi antara PROCEDURE dan FUNCTION. Komponen dari package terdiri dari :
  1. PACKAGE SPECIFICATION: mendefinisikan package utama yang akan dibuat
  2. PACKAGE BODY : mendefinisikan isi dari package utama yang telah dibuat
Di dalam package juga terdapat beberapa istilah lain seperti :
  • public variable : variable yang dideklarasikan di bagian package specification
  • private variable : variable yang dideklarasikan pada bagian package body
  • local variable : varible yang dideklarasikan pada perintah tertentu di dalam package body
Jika digambarkan komponen dari Package tersebut, sebagai berikut :
Komponen Package
Contoh Package :
--Package Specification :
CREATE OR REPLACE PACKAGE utama
IS
hasil NUMBER:=0;
FUNCTION pangkat(par1 number) return number;
PROCEDURE luas_lingkaran(n1 number);
END utama;
/


--Package Body :
CREATE OR REPLACE PACKAGE BODY utama
IS
    FUNCTION pangkat (par1 number)
    return number IS
    BEGIN
        hasil:=par1*par1;
        return hasil;
    END pangkat;
   
    PROCEDURE luas_lingkaran (n1 number)
    IS
    luas number;
    BEGIN
        luas:=3.14*pangkat(n1);
        dbms_output.put_line('Luas Lingkaran: '||luas);
    END luas_lingkaran;
END utama;
/

Rabu, 02 Mei 2012

Basis Data dan Sistem Manajemen Basis Data

Basis data dan Sistem Manajemen Basis Data atau Database Management System (DBMS) adalah 2 hal yang saling berhubungan dan berkaitan erat satu sama lain. Basis data sendiri merupakan media penyimpanan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. Dimana sistem basis datanya berarti sistem terkomputerisasi yang bertujuan untuk memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi penggunanya.
Dimana ada basis data disitu ada sistem informasi, karena sebuah sistem informasi tidak dapat dipisahkan dengan kebutuhan akan basis data apa pun bentuknya, entah berupa file teks ataupun atabase Management System (DBMS). Kebutuhan basis data dalam sistem informasi meliputi, antara lain:
  • memasukkan, menyimpan, dan mengambil data
  • membuat laporan berdasarkan data yang telah disimpan
Sedangkan Sistem Manajemen Basis Data atau Database Management System (DBMS) adalah suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan menampilkan data. Suatu sistem aplikasi akan dikatakan sebagai suatu DBMS jika memenuhi persyaratan berikut ini:
  1. menyediakan fasilitas untuk mengelola akses data
  2. mampu menangani integritas data
  3. mampu menangani akses data yang dilakukan secara efektif
  4. mampu menangani backup data
Pengelolaan DBMS biasanya ditangani oleh tenaga ahli yang spesialis menangani DBMS yang disebut DBA (Database Administrator). DBMS sendiri mulai berkembang sejak tahun 1960-an, kemudian sekitar tahun 1970-an berkembang teknologi Relational DBMS yaitu DBMS berbasis relasional model yang pertama kali dikembangkan oleh Edgar J. Codd. Relasional model dapat dipahami sebagai suatu model yang memandang data sebagai sekumpulan tabel yang saling terkait. Hampir semua DBMS komersial maupun open source saat ini berbasis Relational DBMS atau RDBMS. Selain RDBMS berkembang pula Object Oriented DBMS atau OODBMS seiring dengan berkembangnya teknologi pemrograman berbasis objek. OODBMS merupakan DBMS yang memandang data sebagai suatu objek. Saat ini OODBMS cukup berkembang, namun perkembangannya belum mampu menyaingi kepopuleran RDBMS.
Beberapa macam DBMS versi komersial yang paling banyak digunakan di dunia saat ini, antara lain:
  • Oracle
  • Microsoft SQL Server
  • IBM DB2
  • Microsoft Access
Sedangkan untuk versi open sourcenya yang cukup berkembang dan paling banyak digunakan, adalah:
  • MySQL
  • PostgreSQL
  • Firebird
  • SQLite
Di hampir semua DBMS mengadopsi SQL sebagai bahasa untuk mengelola data pada DBMS.

Sumber : Rosa A.S, M. S. (2011). Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung: Modula.