Minggu, 16 Oktober 2011

kembalikan SEMANGAT ku..

Ga pernah ngebayangin berada disituasi kaya gini. Ga ada semangat buat belajar, buat ngejalanin rentetan aktivitas dari mulai kuliah sampe ngajar, yang artinya ga ada semangat juga buat ngelanjutin perjalanan hidup yang masih tersisa. Satu hal yang tidak menunjukan adanya penurunan semangat adalah untuk ibadah. Sungguh Allah Maha Pengasih dan Penyayang, di saat seperti ini Dia masih mengingatkan aku untuk terus beribadah dan berdoa pada-Nya. 

Ada banyak petunjuk yang akan muncul tiap kali selesai shalat. Pernah suatu hari, ngerasa terbebani banget sama tugas kuliah dasar SQL, sampe akhirnya aku menyempatkan diri untuk menjalankan shalat, dan tiba2 dalam shalat itu datanglah ide logika syntaks dasar SQL yang ga pernah kepikir sama sekali sebelumnya. Sebuah logika yang membuahkan senyuman tanda setuju dari sang dosen. Terima kasih Allah.. ini rahmat-Mu untukku.

Tapi walaupun begitu, sering bertanya pada diri sendiri harus gimana lagi sekarang? Seolah ada ruang kosong tak kasat mata yang entah harus diisi apa biar aku bisa semangat lagi. Selalu saja aku terdiam dan bertanya, adakah mereka yang mau memberikan semangat untukku? Sekedar memberikan perhatiannya untuk selalu menyemangatiku? Dan aku akan selalu menjawab pertanyaan itu sendiri, "takkan ada, karna semua orang sedang sibuk dengan urusannya masing2. :( ".
Aku percaya Allah selalu ada, bukan hanya kali ini, tapi sejak dulu aku sudah menyadarinya. Dan aku tidak pernah merasa puas dengan hanya kehadiran-Nya saja. Aku juga ingin ada mereka yang mau menemaniku hanya untuk memberikan sedikit harapan bahwa hidup masih panjang untuk dilalui. Bukankah penelitian menyatakan bahwa "sebuah sentuhan dapat membantu mengurangi stress, meningkatkan imunitas dan mempercepat kesembuhan seseorang". Maka adakah sahabat yang baik yang mau memelukku? karena aku tak dapat merasakan pelukan Allah dalam tubuhku, walaupun aku selalu merasakan-Nya ada disampingku sekarang. 

Allah masih bolehkah aku menangis? padahal aku sudah berjanji pada-Mu untuk tidak menangis lagi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar