Basis Data dan Sistem Manajemen Basis Data

Basis data dan Sistem Manajemen Basis Data atau Database Management System (DBMS) adalah 2 hal yang saling berhubungan dan berkaitan erat satu sama lain. Basis data sendiri merupakan media penyimpanan data agar dapat diakses dengan mudah dan cepat. Dimana sistem basis datanya berarti sistem terkomputerisasi yang bertujuan untuk memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi penggunanya.
Dimana ada basis data disitu ada sistem informasi, karena sebuah sistem informasi tidak dapat dipisahkan dengan kebutuhan akan basis data apa pun bentuknya, entah berupa file teks ataupun atabase Management System (DBMS). Kebutuhan basis data dalam sistem informasi meliputi, antara lain:
  • memasukkan, menyimpan, dan mengambil data
  • membuat laporan berdasarkan data yang telah disimpan
Sedangkan Sistem Manajemen Basis Data atau Database Management System (DBMS) adalah suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan menampilkan data. Suatu sistem aplikasi akan dikatakan sebagai suatu DBMS jika memenuhi persyaratan berikut ini:
  1. menyediakan fasilitas untuk mengelola akses data
  2. mampu menangani integritas data
  3. mampu menangani akses data yang dilakukan secara efektif
  4. mampu menangani backup data
Pengelolaan DBMS biasanya ditangani oleh tenaga ahli yang spesialis menangani DBMS yang disebut DBA (Database Administrator). DBMS sendiri mulai berkembang sejak tahun 1960-an, kemudian sekitar tahun 1970-an berkembang teknologi Relational DBMS yaitu DBMS berbasis relasional model yang pertama kali dikembangkan oleh Edgar J. Codd. Relasional model dapat dipahami sebagai suatu model yang memandang data sebagai sekumpulan tabel yang saling terkait. Hampir semua DBMS komersial maupun open source saat ini berbasis Relational DBMS atau RDBMS. Selain RDBMS berkembang pula Object Oriented DBMS atau OODBMS seiring dengan berkembangnya teknologi pemrograman berbasis objek. OODBMS merupakan DBMS yang memandang data sebagai suatu objek. Saat ini OODBMS cukup berkembang, namun perkembangannya belum mampu menyaingi kepopuleran RDBMS.
Beberapa macam DBMS versi komersial yang paling banyak digunakan di dunia saat ini, antara lain:
  • Oracle
  • Microsoft SQL Server
  • IBM DB2
  • Microsoft Access
Sedangkan untuk versi open sourcenya yang cukup berkembang dan paling banyak digunakan, adalah:
  • MySQL
  • PostgreSQL
  • Firebird
  • SQLite
Di hampir semua DBMS mengadopsi SQL sebagai bahasa untuk mengelola data pada DBMS.

Sumber : Rosa A.S, M. S. (2011). Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung: Modula.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berawal Dari Keahliannya dalam PERTANIAN

OVERLOAD != 'Kelebihan beban'

Review Resep Bunda Catering Bandung